Categories
Otomotif

Jasa Marga Siapkan Antisipasi

PT Jasa Marga Persero siapkan sejumlah antisipasi. Pertama mengoperasikan reversible gate, yakni gardu tol yang bisa dibalik menyesuaikan kepadatan lalulintas. “Kita lakukan dengan membuat satelit atau sodetan. Misalnya yang tadinya hanya 1 lajur bisa dibuat 4 lajut, posisi gardu akan dibuat miring,” bilang Heru.

Melalui reversible gate, jumlah gardu tol jadi lebih banyak sehingga meminimalisir antrian panjang. “Gardu entrance dari 13 jadi 20 unit dan gardu exit dari 21 jadi 30 unit,” imbuhnya lagi. Pihaknya juga bakal menyediakan kantong parkir tambahan, mengingat jumlah mobil di rest area pasti membludak. Caranya dengan membuat parking bay, di luar rest area. “Kami belajar dari tahun lalu dan liburan long weekend belakangan ini.

Kami kejar lima titik lokasi parking bay, yang hanya difungsikan pada mudik lebaran ataupun libur panjang. Lokasinya ada di sepanjang ruas tol Jakarta-Cikampek. Diantaranya Km 18, Km 41, Km 59 (arah Cikampek), lalu ada di Km 58 dan Km 34 (arah Jakarta),” beber Heru. Jasa Marga juga telah mengidentifi kasi simpul kemacetan. “Simpul kemacetan arus mudik ada di simpang susun Cikunir, karena pertemuan tiga ruas tol yaitu JORR, Cawang, Tanjung Priok.

Kemudian simpul kemacetan arus balik ada di Dawuan Km 66. Kami sedang menambah satu lane dari Km 66 sampai Km 62,” imbuhnya.